BRMP Sumut Sebagai Narasumber dalam Rapat Koordinasi dan Sinergitas Penyuluh Pertanian Dairi
Dalam rangka percepatan program swasembada pangan serta penguatan koordinasi penugasan penyuluh pertanian pascaintegrasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, BRMP Sumatera Utara menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi dan Sinergitas Penyuluh Pertanian yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi. BRMP Sumatera Utara diwakili oleh Ketua Kelompok Pendampingan Modernisasi Pertanian, Dr. Khadijah EL Ramija, S.Pi., M.P. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, S.CH. L. Bantjin, Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, Asisten II, Juni Hardi Siregar, Kepala Dinas Pertanian, Kesti Rusda Angkat, S.P., M.P., serta jajaran pejabat dan penyuluh pertanian Kabupaten Dairi.
Rapat koordinasi membahas konsolidasi data dan wilayah kerja penyuluhan pertanian, strategi pendampingan petani dalam penyusunan e-RDKK pupuk bersubsidi tahun 2027, serta distribusi pupuk tahun 2026. Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa masih terdapat berbagai keluhan masyarakat terkait kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Dairi. Hal tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pelaksanaan koordinasi guna memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas penyuluh di lapangan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, berharap agar seluruh jajaran dapat meningkatkan kinerja dalam mendukung visi dan misi kepala daerah sehingga sektor pertanian di Kabupaten Dairi semakin maju. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, S.CH. L. Bantjin, menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi yang baik dalam mendukung kebijakan pertanian yang telah berjalan selama sembilan bulan terakhir. Kabupaten Dairi memiliki target Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 4.631,70 hektare.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Khadijah EL Ramija memaparkan materi mengenai pendayagunaan penyuluh dalam mendukung pertanian modern melalui Advanced Agriculture System (PM-AAS), mekanisme tata kelola bantuan pemerintah, Pupuk Bersubsidi, serta berbagai program Kementerian Pertanian yang telah dilaksanakan oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Kabupaten Dairi. Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat, kinerja penyuluh semakin optimal, serta pendampingan kepada petani dapat mendukung percepatan swasembada pangan dan peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Dairi.